Tentang Kami

Orakami 浦上 Choir dibentuk pada tanggal 17 Agustus 2017 bertepatan dengan Misa Syukur Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72 dan ditandai dengan acara tumpengan puji syukur kami kepada Allah Bapa dan memiliki Surat Penetapan sebagai Koor dari Pastor Kepala Paroki Pluit – Stella Maris, Jakarta Utara.

Tujuan dari Orakami Choir adalah memuji dan melayani Tuhan serta komunitas Gereja Katolik melalui nyanyian paduan suara/koor terbaik dalam semangat kebersamaan sebagai bagian dari doa dan puji syukur atas berkat yang diberikan Tuhan setiap harinya (Efesus 5:19-20).

10917817_1400131120285938_4636945695411537544_n.jpg

Orakami Choir dibentuk oleh umat-umat di wilayah dan lingkungan Paroki Pluit – Gereja Stella Maris yang mencintai musik dan memiliki passion dalam bernyanyi memuji Tuhan, serta ber-komitmen dan ber-disiplin meluangkan waktu untuk berlatih secara rutin di tengah kesibukan sehari-hari. Anggota Orakami Choir terdiri dari berbagai latar belakang berbeda dan ragam usia, tetapi memiliki jiwa dan kecintaan yang sama pada Musik Liturgis/Choral Katolik. Karenanya Orakami Choir memiliki motto “Bernyanyi Sambil Berdoa”.

Orakami Choir tidak bertujuan untuk mencari laba atau keuntungan materi, dan pendanaan operasional bersumber dari dana sukarela sukacita anggota. Orakami Choir dari awal pembentukannya berkomitmen hanya untuk kasih pelayanan dalam misa ekaristi untuk memuji dan memuliakan Tuhan sebagai wujud syukur atas berkat Tuhan setiap harinya.


“dan berkata-katalah seorang kepada yang lain dalam mazmur, kidung puji-pujian dan nyanyian rohani. Bernyanyi dan bersoraklah bagi Tuhan dengan segenap hati. Ucaplah syukur senantiasa atas segala sesuatu dalam nama Tuhan kita Yesus Kristus kepada Allah dan Bapa kita” — Efesus 5:19-20

Qui bene cantat, bis orat – “Ia yang bernyanyi dengan baik sama dengan berdoa dua kali.” — St. Agustinus dari Hippo


Semua video Orakami Choir yang terdapat dalam situs Youtube adalah untuk bahan dokumentasi sebagai sarana mempermudah kami meng-evaluasi dari waktu ke waktu, dan sama sekali tidak dimaksudkan untuk tujuan promosi atau materi penjualan/pemasaran. Semua pelayanan kami berada dalam aturan tata tertib liturgi musik gerejawi dan hanya bertujuan memuji dan memuliakan Tuhan.